NPM : 17214019
Kelas : 1EA28
Perbedaan
Budaya Nasional dengan Budaya Internasional
Budaya Nasional
budaya nasional adalah budaya yang dihasilkan oleh
masyarakat bangsa tersebut sejak zaman dahulu hingga kini sebagai suatu karya
yang dibanggakan yang memiliki kekhasan bangsa tersebut dan memberi identitas
warga, serta menciptakan suatu jati diri bangsa yang kuat.
Sifat khas yang dimaksudkan di dalam kebudayaan nasional hanya dapat dimanifestasikan pada
unsur budaya bahasa, kesenian, pakaian, dan upacara ritual. Unsur kebudayaan
lain bersifat universal sehingga tidak dapat memunculkan sifat khas, seperti
teknologi, ekonomi, sistem kemasyarakatan, dan agama.
Dengan demikian budaya nasional memiliki karakteristik
berupa:
a. Hasil budi daya masyarakat bangsa.
b. Hasil budi daya masyarakat sejak zaman dahulu
hingga kini.
c. Hasil budi daya yang dibanggakan.
d. Hasil budi daya yang memiliki kekhasan bangsa.
e. Hasil budaya yang menciptakan jati diri bangsa.
Budaya
Internasional (ASING)
Di zaman serba modern seperti
sekarang, budaya di
Indonesia semakin tergeser kedudukannya karena kedatangan budaya
asing. Dengan makin meningkatnya krisis globalisasi di Indonesia, pengaruh
budaya asing berkembang sangat cepat. Tak hanya perilaku masyarakat, gaya
berpakaian dan tutur bahasanya juga telah tercampur dengan budaya asing. Adanya
penyerapan unsur budaya asing yang berlebihan dapat
menyebabkan terjadinya ketimpangan budaya karena masyarakat yang tak mampu
menahan pengaruh dari budaya itu.
Pengaruh Positif
Budaya asing
yang membawa pengaruh positif bagi Indonesia salah satunya yaitu pembangunan
nasional. Pembangunan yang semakin berkembang dapat meningkatkan kesejahteraan
dan perekonomian bangsa serta terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.
Pengaruh negatif
Budaya asing yang tidak sesuai
dengan nilai-nilai budaya di Indonesia akan membawa pengaruh negatif bagi
masyarakat. Budaya asing yang berupa perilaku, etika, cara berpakaian, dan
pergaulan dapat menyebabkan timbulnya kerusakan lingkungan hidup, kesenjangan
sosial, kenakalan remaja, serta kriminalitas.
Dengan perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi yang semakin pesat dan canggih, masyarakat disuguhi beragam
jenis hiburan dan informasi yang mungkin jauh lebih menarik daripada
pertunjukan seni dan budaya khas Indonesia. Hiburan dan informasi ini dapat
berupa siaran televisi, radio, internet dan surat kabar. Kondisi seperti ini
menyebabkan makin bergesernya seni dan budaya Indonesia dan digantikan oleh
budaya asing.
Indonesia sebagai negara berkembang
masih terlalu lemah dalam menyaring kebudayaan yang masuk. Budaya asing yang
masuk seharusnya dipilah-pilah terlebih dahulu. Mana yang baik dan dapat
diterapkan serta sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia sangat baik untuk
diambil. Sedangkan budaya asing yang sekiranya dapat memberi pengaruh negatif
bagi masyarakat terutama generasi muda sebaiknya kita tolak. Sayangnya,
kurangnya kesadaran masyarakat akan membawa mereka untuk memilih budaya asing
yang lebih mudah dan sederhana dibanding budaya lokal. Selain itu, sebagai
warga negara yang baik seharusnya kita selalu merasa bangga terhadap beragamnya
budaya lokal di Indonesia, karena itu adalah identitas bangsa.
Cara
Melestarikan Kebudayaan Menurut Pendapat Saya
Pada umunya upaya pelestarian
budaya sangat banyak , menurut saya, kita sebagai warga negara indonesia yang
baik dan mencintai negara kita seharusnya kita menjaga dan melestarikan
kebudayaan negara kita agar tidak punah seiring dengan berjalan nya waktu yang
semakin meningkatnya dunia modern. budaya indonesia adalah ciri kas indonesia
dengan berbagai keanekaragaman adat-adat yang ada di indonesia. seperti
tari-tarian, makanan, baju daerah dan masih banyak lagi. kita harus bangga dengan
ini karena semua itu adalah kekayaan negara kita yang tidak dimiliki oleh
negara lain. walaupun setiap daerah di Indonesia berbeda-beda suku dan
adat-adat daerah yang dimiliki tapi itu semua adalah suatu kebudayaan Indonesia
Menurut saya Salah satu cara melestarikan kebudayaan indonesia adalah
memperkenalkan budaya indonesia kepada negara asing dengan cara melestarikan
budaya tersebut.
DAYA
TARIK PULAU BALI DAN KESENIAN SERTA KEBUDAYAAN RAKYAT BALI
Bali ialah kepulauan dari negara
Republik Indonesia , pulau bali banyak mempunyai daya tarik untuk para
wisatawan asing , apakah daya tarik itu :
1. PANTAI
Ya pantai. Sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Bali,
nomor satu yang dikunjungi adalah pantainya. Bali memiliki banyak pantai dan
semuanya sangat indah. Pantai di Bali selain digunakan berjemur oleh para
turis-turis asing, banyak juga yang menggunakan ombak di pantai untuk surfing
atau selancar air karena pantai di Bali terkenal dengan ombaknya yang lumayan
besar. Beberapa pantai di Bali antara lain, pantai Kuta, pantai Dreamland, pantai Jimbaran, pantai Nusa Dua, pantai Sanur, pantai Lovina,
pantai Uluwatu dan banyak lagi lainnya.
2.BUDAYA
Bali merupakan tempat di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan asing. Meskipun demikian budaya dan adat istiadat di Bali tidak luntur sedikitpun oleh arus para wisatawan yang modern ini. Di setiap sudut kota di pulau Bali, pasti sobat banyak menemui nuansa budaya yang begitu kental, seperti sesajen yang ada di setiap rumah, tarian tradisional seperti tari Kecak yang rutin dipertontonkan pada para wisatawan, dan banyak lagi lainnya yang tidak akan sobat saksikan di tempat lain.
2.BUDAYA
Bali merupakan tempat di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan asing. Meskipun demikian budaya dan adat istiadat di Bali tidak luntur sedikitpun oleh arus para wisatawan yang modern ini. Di setiap sudut kota di pulau Bali, pasti sobat banyak menemui nuansa budaya yang begitu kental, seperti sesajen yang ada di setiap rumah, tarian tradisional seperti tari Kecak yang rutin dipertontonkan pada para wisatawan, dan banyak lagi lainnya yang tidak akan sobat saksikan di tempat lain.
3.BANGUNAN
Di Bali, hampir seluruh rumah dan bangunan memiliki ciri khas pulau itu. Bila sobat mengunjungi pulau Bali, bisa dilihat di depan setiap rumah pasti memiliki gapura dengan ukiran khas Bali. Dan pulau ini memiliki banyak pura yang sampai sekarang sering dan rutin digunakan untuk upacara keagamaan umat Hindu. Yang unik disini, sobat tidak akan melihat bangunan pencakar langit dengan jumlah lantai mencapai puluhan karena di Bali ada peraturan mengenai mendirikan bangunan yaitu, bangunan tidak boleh lebih tinggi dari tinggi pohon kelapa atau tinggi Pura Agung Besakih.
4. UPACARA
KEAGAMAAN
Masyarakat Bali masih memegang
teguh upacara keagamaannya sampai sekarang. Dan ini yang menjadikan daya tarik
lain pulau Dewata. Upacara keagamaan seperti Kuningan dan Galungan
merupakan contoh dari budaya yang masih lesatari sampai saat ini dan banyak
wisatawan yang tertarik dengan ini. Ada juga Hari Raya Nyepi, yaitu pada
hari raya ini seluruh aktivitas perekonomian di Bali berhenti total, seperti
toko, mall, pelabuhan, penerbangan, uniknya semua yang berada di pulau itu
mematuhinya bahkan pra turis asing
5. KERAMAHTAMAHAN
WARGA
Penduduk Bali terkenal sebagai
warga yang ramah. Itupun yang saya alami bila berkunjung ke Bal. Kalau kita
menemui kesulitan pasti dengan senang hati warga Bali akan membantunya. Jadi
sobat tidak perlu kuatir bila berkunjung ke Bali.
6. NIGHT CLUB
Dunia malam di Bali memang
tidak pernah mati. Bagi sobat yang hobi clubbing, disini adalah surganya
para penikmat dunia malam. Dengan suasana Bali yang begitu eksotis dipadu
dengan suara musik disko membuat liburan sobat lebih lengkap.
Hampir di setiap lokasi wisata di Bali terdapat Night Club, seperti di
Jl.Legian, Kuta, daerah pantai Jimbaran dan banyak lagi lainnya.6. NIGHT CLUB
Kebudayaan Bali
Kesenian dan kebudayaan yang ada di Bali menjadikan bali
mempunya daya tarik yang kuat bagi para wisatawan yang datang ke daerah
tersebut. Beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Bali.
Pakaian adat Bali
Bali memiliki
banyak macan atau varian dari pakaian adatnya. Untuk perempuan yang masih
remaja menggunakan sanggul gonjer, sedangkan perempuan atau wanita dewasa
menggunakan sanggul tagel, kemudian menggunakan sesentang atau kemben songket,
Kain wastra, Sabuk prada (stagen) untuk membelit pinggul dan dada, Selendang
songket bahu ke bawah, Kain tapih atau sinjang, di sebelah dalam, Beragam
ornamen perhiasan, Sering pula dikenakan kebaya, kain penutup dada, dan alas
kaki sebagai pelengkap. Untuk pria menggunakan ikat kepala atau udeg lalu
menggunakan selendang pengikat atau umpal, kain kampuh, kain wastra, keris,
sabuk, kemeja atau jas, serta ornament yang digunakan untuk menghiasi
penampilan sang pria
Rumah adat Bali
Rumah adat Bali
harus sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali ajaran terdapat pada kitab suci
Weda yang mengatur soal tata letak sebuah bangunan yang hampir mirip dengan
ilmu Feng Shui dalam ajaran Budaya China. Rumah adat Bali harus memenuhi aspek
pawongan (manusia / penghuni rumah), pelemahan (lokasi / lingkungan) dan yang
terahir parahyangan.
Pada umumnya
rumah Bali di penuhi dengan pernak-pernik hiasan, ukiran serta warna yang alami
lalu patung-patung symbol ritual. Bangunan Rumah Adat Bali terpisah-pisah
manjadi banyak bangunan-bangunan kecil - kecil dalam satu area yang disatukan
oleh pagar yang mengelilinginya. Seiring perkembangan jaman mulai ada perubahan
pada bangunan dimana bangunannya tidak lagi terpisah-pisah.
Tari Bali
Bali memiliki berbagai macam jenis tarian daerah yang
berasal dari daerah ini diantaranya :
Tari Pendet
Tari Pendet ini ditarikan sebagai tari selamat datang
untuk menyambut kedatangan para tamu dan undangan dengan menaburkan bunga, dan
ekspresi penarinya penuh dengan senyuman manis. Pada awalnya tarian ini
digunakan pada acara ibadah di pura sebagai bentuk penyambutan terhadap dewa
yang turun ke dunia.
Tari Panji Semirang
Tarian ini di mainkan oleh perempuan. Tari Panji
Semirang adalah tarian yang menggambarkan seorang putri raja bernama Galuh
Candrakirana, yang menyamar menjadi seorang laki-laki setelah kehilangan
suaminya. Dalam pengembaraannya ia mengganti namanya menjadi Raden Panji.
Tari Condong
Tarian ini merupakan tarian yang cukup sulit untuk
diragakan dan tarian ini memiliki durasi panjang. Tarian ini adalah darian
klasik Bali yang memiliki gerakan yang sangat kompleks dan menggambarkan
seorang abdi Raja
Tari Kecak
Tarian ini merupakan tarian yang sangat terkenal dari
daerah Bali. Tarian ini dimainkan oleh puluhan laki-laki yang duduk bari
melingkar. Tarian ini menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu
Rama melawan Rahwana. Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian sanghyang
yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar,
melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian
menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
Alat Musik Daerah
Bali memiliki alat musik tradisional yang khas dari
daerah ini, alat musik ini merupakan alat musik peninggalan turun menurun
leluhur mereka, dan berikut beberapa alat musik tradisional Bali :
Gamelan Bali
Sama seperti daerah lain di Indonesia yang memiliki
alat musik gmelan, Bali pun memiliki alat musik gamelan. Namun gamelan Bali ini
memiliki perbedaan dengan gamelan daerah lain salah satunya yaitu ritme yang
dimainkan pada gamelan Bali berjenis ritme yang cepat.
Rindik
Rindik merupakan alat musik khas Bali yang terbuat
dari bambu yang bernada selendro. Alat musik ini dimainkan oleh 2 sampai 4
orang, 2 orang menabuh rindik sisanya meniup seruling. Alat musik ini digunakan
untuk pementasan tarian jogged bumbung dan untuk acara pernikahan.
Adat Kebudayaan Bali
Masyarakat Bali
terdiri dari masyarakat yang beraga Hindu namun semua itu tidak berpengaruh
terhadap masyarakat lain yang tinggal di Bali namun tidak memeluk agama Hindu.
Berikut beberapa upacara yang biasa di lakukan oleh masyarakat bali :
Pernikahan
Untuk acara pernikahan ada beberapa upacara adat yang
harus dilewati diantaranya :
Upacara ngekeb : Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan calon
pengantin wanita dari kehidupan remaja menjadi seorang istri dan ibu rumah
tangga memohon doa restu kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bersedia menurunkan
kebahagiaan kepada pasangan ini serta nantinya mereka diberikan anugerah berupa
keturunan yang baik
Mungkah Lawang
(Buka Pintu) : Adat ini
adalah adat mengetuk pintu pengantin wanita sebanyak tiga kali, sebagai bentuk
bahwa pengantin pria telah datang untuk menjemput pengantin wanita dan memohon
agar segera dibukakan pintu
Madengen dengan : Upacara ini bertujuan untuk membersihkan diri atau
mensucikan kedua pengantin dari energi negatif dalam diri keduanya. Upacara
dipimpin oleh seorang pemangku adat atau Balian
Mewidhi Widana : Acara ini
merupakan acara penyempurnaan pernikahan adat bali untuk meningkatkan
pembersihan diri pengantin yang telah dilakukan pada acara sebelumnya. Lalu
keduanya menuju merajan yaitu tempat pemujaan untuk berdoa mohon izin dan restu
Yang Kuasa.
Mejauman Ngabe Tipat Bantal : Setelah beberapa hari
menikah, baru upacara ini dilaksanakan. Acara ini
dilakukan untuk memohon pamit kepada kedua orang tua serta sanak keluarga
pengantin wanita, terutama kepada para leluhur, bahwa mulai saat itu pengantin
wanita telah sah menjadi bagian dalam keluarga besar suaminya
Upacara Potong
gigi
Upacara potong gigi ini wajib dilakukan oleh laki-laki
dan wanita yang beranjak dewasa yang di tandai datangnya menstruasi untuk
wanita dan membesarnya suara untuk laki-laki. Potong gigi bukan berarti gigi
dipotong hingga habis, melainkan hanya merapikan atau mengikir enam gigi pada
rahang atas, yaitu empat gigi seri dan dua taring kiri dan kanan yang dipercaya
untuk menghilangkan enam sifat buruk yang melekat pada diri seseorang, yaitu
kama (hawa nafsu), loba (tamak), krodha (amarah), mada (mabuk), moha (bingung),
dan matsarya (iri hati atau dengki).
Upacara Kematian
Masyarakat Bali
selalu mengadakan upacara kematian di saat ada seseorang atau kerabat yang
meninggal dunia. Upacara kematian ini dikenal dengan nama upacara ngaben.
Upacara ini yaitu upacara pembakaran bagi orang yang sudah meninggal. Pada
intinya upacara ini untuk mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah meninggal)
ke tempat asalnya. Seorang Pedanda mengatakan manusia memiliki Bayu, Sabda,
Idep, dan setelah meninggal Bayu, Sabda, Idep itu dikembalikan ke Brahma,
Wisnu, Siwa selaku Dewa yang dipercaya oleh masyarakat atau umat hindu
khususnya masyarakat hindu Bali
Kerajinan Khas Bali
Bali memiliki kerajinan tangan yang dibuat oleh
masyarakat kerajinan tangan tersebut ada mulai kerajinan tangan membuat tas
anyaman, ukiran bali berupa pajangan ataupun untuk pintu, kerajinan tangan yang
terbuat dari perak maupun kaca, topeng kayu asal Bali, pernak pernik
accessories Bali dan masih banyak lagi.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar