Rabu, 24 Desember 2014

ILMU BUDAYA DASAR

Nama   : Muhamad Suhartono
NPM    : 17214019
Kelas   : 1EA28


Perbedaan Budaya Nasional dengan Budaya Internasional

Budaya Nasional

budaya nasional adalah budaya yang dihasilkan oleh masyarakat bangsa tersebut sejak zaman dahulu hingga kini sebagai suatu karya yang dibanggakan yang memiliki kekhasan bangsa tersebut dan memberi identitas warga, serta menciptakan suatu jati diri bangsa yang kuat.

Sifat khas yang dimaksudkan di dalam kebudayaan nasional hanya dapat dimanifestasikan pada unsur budaya bahasa, kesenian, pakaian, dan upacara ritual. Unsur kebudayaan lain bersifat universal sehingga tidak dapat memunculkan sifat khas, seperti teknologi, ekonomi, sistem kemasyarakatan, dan agama.

Dengan demikian budaya nasional memiliki karakteristik berupa:

a. Hasil budi daya masyarakat bangsa.
b. Hasil budi daya masyarakat sejak zaman dahulu hingga kini.
c. Hasil budi daya yang dibanggakan.
d. Hasil budi daya yang memiliki kekhasan bangsa.
e. Hasil budaya yang menciptakan jati diri bangsa.

Budaya Internasional (ASING)

Di zaman serba modern seperti sekarang, budaya di Indonesia semakin tergeser kedudukannya karena kedatangan budaya asing. Dengan makin meningkatnya krisis globalisasi di Indonesia, pengaruh budaya asing berkembang sangat cepat. Tak hanya perilaku masyarakat, gaya berpakaian dan tutur bahasanya juga telah tercampur dengan budaya asing. Adanya penyerapan unsur budaya asing yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya ketimpangan budaya karena masyarakat yang tak mampu menahan pengaruh dari budaya itu.

Pengaruh Positif
Budaya asing yang membawa pengaruh positif bagi Indonesia salah satunya yaitu pembangunan nasional. Pembangunan yang semakin berkembang dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian bangsa serta terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

Pengaruh negatif
Budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya di Indonesia akan membawa pengaruh negatif bagi masyarakat. Budaya asing yang berupa perilaku, etika, cara berpakaian, dan pergaulan dapat menyebabkan timbulnya kerusakan lingkungan hidup, kesenjangan sosial, kenakalan remaja, serta kriminalitas.

Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat dan canggih, masyarakat disuguhi beragam jenis hiburan dan informasi yang mungkin jauh lebih menarik daripada pertunjukan seni dan budaya khas Indonesia. Hiburan dan informasi ini dapat berupa siaran televisi, radio, internet dan surat kabar. Kondisi seperti ini menyebabkan makin bergesernya seni dan budaya Indonesia dan digantikan oleh budaya asing.

Indonesia sebagai negara berkembang masih terlalu lemah dalam menyaring kebudayaan yang masuk. Budaya asing yang masuk seharusnya dipilah-pilah terlebih dahulu. Mana yang baik dan dapat diterapkan serta sesuai dengan nilai-nilai budaya Indonesia sangat baik untuk diambil. Sedangkan budaya asing yang sekiranya dapat memberi pengaruh negatif bagi masyarakat terutama generasi muda sebaiknya kita tolak. Sayangnya, kurangnya kesadaran masyarakat akan membawa mereka untuk memilih budaya asing yang lebih mudah dan sederhana dibanding budaya lokal. Selain itu, sebagai warga negara yang baik seharusnya kita selalu merasa bangga terhadap beragamnya budaya lokal di Indonesia, karena itu adalah identitas bangsa.

Cara Melestarikan Kebudayaan Menurut Pendapat Saya

Pada umunya upaya pelestarian budaya sangat banyak , menurut saya, kita sebagai warga negara indonesia yang baik dan mencintai negara kita seharusnya kita menjaga dan melestarikan kebudayaan negara kita agar tidak punah seiring dengan berjalan nya waktu yang semakin meningkatnya dunia modern. budaya indonesia adalah ciri kas indonesia dengan berbagai keanekaragaman adat-adat yang ada di indonesia. seperti tari-tarian, makanan, baju daerah dan masih banyak lagi. kita harus bangga dengan ini karena semua itu adalah kekayaan negara kita yang tidak dimiliki oleh negara lain. walaupun setiap daerah di Indonesia berbeda-beda suku dan adat-adat daerah yang dimiliki tapi itu semua adalah suatu kebudayaan Indonesia
Menurut saya Salah satu cara melestarikan kebudayaan indonesia adalah memperkenalkan budaya indonesia kepada negara asing dengan cara melestarikan budaya tersebut.

DAYA TARIK PULAU BALI DAN KESENIAN SERTA KEBUDAYAAN RAKYAT BALI

Bali ialah kepulauan dari negara Republik Indonesia , pulau bali banyak mempunyai daya tarik untuk para wisatawan asing , apakah daya tarik itu :
1. PANTAI
Ya pantai. Sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Bali, nomor satu yang dikunjungi adalah pantainya. Bali memiliki banyak pantai dan semuanya sangat indah. Pantai di Bali selain digunakan berjemur oleh para turis-turis asing, banyak juga yang menggunakan ombak di pantai untuk surfing atau selancar air karena pantai di Bali terkenal dengan ombaknya yang lumayan besar. Beberapa pantai di Bali antara lain, pantai Kuta, pantai Dreamland, pantai Jimbaran, pantai Nusa Dua, pantai Sanur, pantai Lovina, pantai Uluwatu dan banyak lagi lainnya.

2.
BUDAYA
Bali merupakan tempat di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan asing. Meskipun demikian budaya dan adat istiadat di Bali tidak luntur sedikitpun oleh arus para wisatawan yang modern ini. Di setiap sudut kota di pulau Bali, pasti sobat banyak menemui nuansa budaya yang begitu kental, seperti sesajen yang ada di setiap rumah, tarian tradisional seperti tari Kecak yang rutin dipertontonkan pada para wisatawan, dan banyak lagi lainnya yang tidak akan sobat saksikan di tempat lain.
 

3
.BANGUNAN
Di Bali, hampir seluruh rumah dan bangunan memiliki ciri khas pulau itu. Bila sobat mengunjungi pulau Bali, bisa dilihat di depan setiap rumah pasti memiliki gapura dengan ukiran khas Bali. Dan pulau ini memiliki banyak pura yang sampai sekarang sering dan rutin digunakan untuk upacara keagamaan umat Hindu. Yang unik disini, sobat tidak akan melihat bangunan pencakar langit dengan jumlah lantai mencapai puluhan karena di Bali ada peraturan mengenai mendirikan bangunan yaitu, bangunan tidak boleh lebih tinggi dari tinggi pohon kelapa atau tinggi Pura Agung Besakih.

4. UPACARA KEAGAMAAN  
Masyarakat Bali masih memegang teguh upacara keagamaannya sampai sekarang. Dan ini yang menjadikan daya tarik lain pulau Dewata. Upacara keagamaan seperti Kuningan dan Galungan merupakan contoh dari budaya yang masih lesatari sampai saat ini dan banyak wisatawan yang tertarik dengan ini. Ada juga Hari Raya Nyepi, yaitu pada hari raya ini seluruh aktivitas perekonomian di Bali berhenti total, seperti toko, mall, pelabuhan, penerbangan, uniknya semua yang berada di pulau itu mematuhinya bahkan pra turis asing

5. KERAMAHTAMAHAN WARGA  
Penduduk Bali terkenal sebagai warga yang ramah. Itupun yang saya alami bila berkunjung ke Bal. Kalau kita menemui kesulitan pasti dengan senang hati warga Bali akan membantunya. Jadi sobat tidak perlu kuatir bila berkunjung ke Bali.

6.
NIGHT CLUB
Dunia malam di Bali memang tidak pernah mati. Bagi sobat yang hobi clubbing, disini adalah surganya para penikmat dunia malam. Dengan suasana Bali yang begitu eksotis dipadu dengan suara musik disko membuat liburan sobat lebih lengkap. Hampir di setiap lokasi wisata di Bali terdapat Night Club, seperti di Jl.Legian, Kuta, daerah pantai Jimbaran dan banyak lagi lainnya.

Kebudayaan Bali

Kesenian dan kebudayaan yang ada di Bali menjadikan bali mempunya daya tarik yang kuat bagi para wisatawan yang datang ke daerah tersebut. Beberapa kesenian dan kebudayaan yang ada di Bali.

Pakaian adat Bali
Bali memiliki banyak macan atau varian dari pakaian adatnya. Untuk perempuan yang masih remaja menggunakan sanggul gonjer, sedangkan perempuan atau wanita dewasa menggunakan sanggul tagel, kemudian menggunakan sesentang atau kemben songket, Kain wastra, Sabuk prada (stagen) untuk membelit pinggul dan dada, Selendang songket bahu ke bawah, Kain tapih atau sinjang, di sebelah dalam, Beragam ornamen perhiasan, Sering pula dikenakan kebaya, kain penutup dada, dan alas kaki sebagai pelengkap. Untuk pria menggunakan ikat kepala atau udeg lalu menggunakan selendang pengikat atau umpal, kain kampuh, kain wastra, keris, sabuk, kemeja atau jas, serta ornament yang digunakan untuk menghiasi penampilan sang pria

Rumah adat Bali
Rumah adat Bali harus sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali ajaran terdapat pada kitab suci Weda yang mengatur soal tata letak sebuah bangunan yang hampir mirip dengan ilmu Feng Shui dalam ajaran Budaya China. Rumah adat Bali harus memenuhi aspek pawongan (manusia / penghuni rumah), pelemahan (lokasi / lingkungan) dan yang terahir parahyangan.
Pada umumnya rumah Bali di penuhi dengan pernak-pernik hiasan, ukiran serta warna yang alami lalu patung-patung symbol ritual. Bangunan Rumah Adat Bali terpisah-pisah manjadi banyak bangunan-bangunan kecil - kecil dalam satu area yang disatukan oleh pagar yang mengelilinginya. Seiring perkembangan jaman mulai ada perubahan pada bangunan dimana bangunannya  tidak lagi terpisah-pisah.

Tari Bali
Bali memiliki berbagai macam jenis tarian daerah yang berasal dari daerah ini diantaranya :
Tari Pendet
Tari Pendet ini ditarikan sebagai tari selamat datang untuk menyambut kedatangan para tamu dan undangan dengan menaburkan bunga, dan ekspresi penarinya penuh dengan senyuman manis. Pada awalnya tarian ini digunakan pada acara ibadah di pura sebagai bentuk penyambutan terhadap dewa yang turun ke dunia. 
Tari Panji Semirang
Tarian ini di mainkan oleh perempuan. Tari Panji Semirang adalah tarian yang menggambarkan seorang putri raja bernama Galuh Candrakirana, yang menyamar menjadi seorang laki-laki setelah kehilangan suaminya. Dalam pengembaraannya ia mengganti namanya menjadi Raden Panji.
Tari Condong
Tarian ini merupakan tarian yang cukup sulit untuk diragakan dan tarian ini memiliki durasi panjang. Tarian ini adalah darian klasik Bali yang memiliki gerakan yang sangat kompleks dan menggambarkan seorang abdi Raja
Tari Kecak
Tarian ini merupakan tarian yang sangat terkenal dari daerah Bali. Tarian ini dimainkan oleh puluhan laki-laki yang duduk bari melingkar. Tarian ini menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian sanghyang yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.

Alat Musik Daerah

Bali memiliki alat musik tradisional yang khas dari daerah ini, alat musik ini merupakan alat musik peninggalan turun menurun leluhur mereka, dan berikut beberapa alat musik tradisional Bali :
 Gamelan Bali
Sama seperti daerah lain di Indonesia yang memiliki alat musik gmelan, Bali pun memiliki alat musik gamelan. Namun gamelan Bali ini memiliki perbedaan dengan gamelan daerah lain salah satunya yaitu ritme yang dimainkan pada gamelan Bali berjenis ritme yang cepat.
Rindik
Rindik merupakan alat musik khas Bali yang terbuat dari bambu yang bernada selendro. Alat musik ini dimainkan oleh 2 sampai 4 orang, 2 orang menabuh rindik sisanya meniup seruling. Alat musik ini digunakan untuk pementasan tarian jogged bumbung dan untuk acara pernikahan.

Adat Kebudayaan Bali

Masyarakat Bali terdiri dari masyarakat yang beraga Hindu namun semua itu tidak berpengaruh terhadap masyarakat lain yang tinggal di Bali namun tidak memeluk agama Hindu. Berikut beberapa upacara yang biasa di lakukan oleh masyarakat bali :
Pernikahan
Untuk acara pernikahan ada beberapa upacara adat yang harus dilewati diantaranya :
Upacara ngekeb : Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan calon pengantin wanita dari kehidupan remaja menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga memohon doa restu kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bersedia menurunkan kebahagiaan kepada pasangan ini serta nantinya mereka diberikan anugerah berupa keturunan yang baik
Mungkah Lawang (Buka Pintu) : Adat ini adalah adat mengetuk pintu pengantin wanita sebanyak tiga kali, sebagai bentuk bahwa pengantin pria telah datang untuk menjemput pengantin wanita dan memohon agar segera dibukakan pintu
Madengen dengan : Upacara ini bertujuan untuk membersihkan diri atau mensucikan kedua pengantin dari energi negatif dalam diri keduanya. Upacara dipimpin oleh seorang pemangku adat atau Balian
Mewidhi Widana : Acara ini merupakan acara penyempurnaan pernikahan adat bali untuk meningkatkan pembersihan diri pengantin yang telah dilakukan pada acara sebelumnya. Lalu keduanya menuju merajan yaitu tempat pemujaan untuk berdoa mohon izin dan restu Yang Kuasa.
Mejauman Ngabe Tipat Bantal : Setelah beberapa hari menikah, baru upacara ini dilaksanakan. Acara ini dilakukan untuk memohon pamit kepada kedua orang tua serta sanak keluarga pengantin wanita, terutama kepada para leluhur, bahwa mulai saat itu pengantin wanita telah sah menjadi bagian dalam keluarga besar suaminya

Upacara Potong gigi
Upacara potong gigi ini wajib dilakukan oleh laki-laki dan wanita yang beranjak dewasa yang di tandai datangnya menstruasi untuk wanita dan membesarnya suara untuk laki-laki. Potong gigi bukan berarti gigi dipotong hingga habis, melainkan hanya merapikan atau mengikir enam gigi pada rahang atas, yaitu empat gigi seri dan dua taring kiri dan kanan yang dipercaya untuk menghilangkan enam sifat buruk yang melekat pada diri seseorang, yaitu kama (hawa nafsu), loba (tamak), krodha (amarah), mada (mabuk), moha (bingung), dan matsarya (iri hati atau dengki).

Upacara Kematian
Masyarakat Bali selalu mengadakan upacara kematian di saat ada seseorang atau kerabat yang meninggal dunia. Upacara kematian ini dikenal dengan nama upacara ngaben. Upacara ini yaitu upacara pembakaran bagi orang yang sudah meninggal. Pada intinya upacara ini untuk mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah meninggal) ke tempat asalnya. Seorang Pedanda mengatakan manusia memiliki Bayu, Sabda, Idep, dan setelah meninggal Bayu, Sabda, Idep itu dikembalikan ke Brahma, Wisnu, Siwa selaku Dewa yang dipercaya oleh masyarakat atau umat hindu khususnya masyarakat hindu Bali
 
Kerajinan Khas Bali
Bali memiliki kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat kerajinan tangan tersebut ada mulai kerajinan tangan membuat tas anyaman, ukiran bali berupa pajangan ataupun untuk pintu, kerajinan tangan yang terbuat dari perak maupun kaca, topeng kayu asal Bali, pernak pernik accessories Bali dan masih banyak lagi.

Sumber :
http://www.cpuik.com/2013/08/pengertian-dan-penjelasan-kebudayaan.html